Skip to main content

Rumah Anda Banyak Nyamuk? Ikuti 5 Cara Ini untuk Mengusirnya


Sekitar 5 hari yang lalu, ada petugas RT yang berkunjung ke rumah saya dan memberikan informasi bahwa esok hari akan dilakukan penyemprotan (fogging) di lingkungan komplek. Hal ini dilakukan karena sudah beberapa orang di lingkungan saya mengalami gejala demam berdarah.

 Wah, sepertinya wabah penyakit ini sudah semakin dekat dan mencancam kesehatan kita. Tidak lain tidak bukan penyebabnya adalah berasal dari nyamuk Aedes Aegypti. Secara umum, nyamuk adalah biantang kecil yang cukup mengganggu. Bukan hanya masalah virus DBD, nyamuk juga menjadi pengganggu ketika kita sedang bersama keluarga, maupun ketika tidur.

 Nah, ada 5 cara sederhana untuk menghindari banyaknya nyamuk di rumah kita. Berikut penjabarannya:



1. Mengurangi Genangan Air
Barang-barang bekas seperti kaleng, mangkuk dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi genangan air segera dibuang. Cek secara berkala tempat menyimpanan air di rumah kita seperti tempayan, bak mandi, ember dan lainnya, dimana di tempat seperti itu adalah lokasi berkembang biaknya nyamuk. Anda bisa mengurasnya secara berkala walaupun secara kasat mata terlihat bersih.

2. Jangan Menyimpan Sampah Terlalu Lama
Ketika kita memiliki titik-titik pembuangan sampah, ada baiknya dibuang segera sebelum membusuk. Nyamuk sangat senang dengan tempat-tempat seperti ini. Akan lebih baik jika kita sudah memilah sampah di rumah, antara organik dan anorganik. Solusinya, jangan biarkan sampah lebih dari 2 hari berada di rumah.

3. Hindari Menggantung Pakaian Hingga Bertumpuk
Ada beberapa pakaian yang biasanya kita pakai berulang kali seperti seragam sekolah, jaket, sweater dan lainnya. Karena tidak dicuci, akhirnya kita menggantungnya di belakang pintu atau membuatkan pengait di dinding. Nah, itu bisa menjadi sarang nyamuk di rumah anda. Ada baiknya dibuat agak renggang dan tidak bertumpuk. Beberapa spesies nyamuk tertarik dengan aroma keringat, parfum, dan lotion.

4. Menggunakan Lotion Anti Nyamuk
Jika Anda memang berada di lokasi daerah bertanah basah, penuh pepohonan, rawa, atau danau yang mana memang tempat berkembang biaknya nyamuk, sebaiknya gunakan lotion pencegah gigitan nyamuk yang mengandung bahan aktif Deet. Perhatikan cara penggunaan lotion pada anak-anak. Gunakan lotion yang konsentrasinya cukup 10 – 30% saja.

5. Gunakan Perasan Jeruk dan Daun Pepaya
Cara tradisional yang murah dan praktis adalah menggunakan perasan jeruk dan daun pepaya. Gunakan buah jeruk atau lemon jenis apa saja. Peraslah airnya lalu oleskan pada bagian tubuh yang rawan digigit nyamuk. Air jeruk yang baunya menyengat itu menyebabkan nyamuk enggan mendekat dan tak mau menggigit karena setelah diolesi, kulit kita akan berbau seperti sambal atau soto dicampur jeruk. Untuk daun pepaya, cukup taruh di ruangan. Nyamuk sangat tidak menyukai daun pepaya.

Demikianlah 5 cara sederhana agar kita terhindar dari gigitan nyamuk versi Leemindo. Semoga kita dan keluarga senantiasa sehat dan terhindar dari penyakit.

Popular posts from this blog

3 Cara ini Ampuh Menyembuhkan Gigi yang Berlubang

Gigi berlubang siapa sih yang tidak kesal dengan penyakit yang satu ini. Suatu penyakit yang diakibatkan karena, pola makan kita yang tidak teratur dan benar, selanjutnya, di sebabkan karena tidak pernah menggosok gigi setelah makan ataupun sebelum tidur.

Bumbu ini yang membuat nasi goreng abang - abang gerobak jadi lebih enak

Saat makan nasi goreng di abang - abang gerobak rasanya lebih enak di bandingkan dengan nasi goreng yang kita buat sendiri di rumah. Padahal resepnya sudah pas dan benar tapi kok masih kaya ada yang kurang ya ?? Ternyata bumbu ini yang di gunakan abang - abang nasi goreng gerobak yang menambah cita rasa nasi goreng jadi lebih sedap !!! Di kutip dari Dapur Yucin berikut cara membuat BACEMAN BAWANG

Misteri Kenapa Celana Dalam Pria Dijual Dalam Kotak & Wanita Berserakan

Membaca judul berita ini saja sudah membuat kita mencari-cari apakah jawaban dari misteri ini. Namun, satu pertanyaan ini saja memiliki banyak jawabannya. Apakah logis atau tidak, Anda harus menerima bahwa itulah jawabannya, oke? Anda sudah siap untuk jawabannya? Baiklah, seperti dilansir dari fanspage 'My Media Hub', ini dia 4 alasan utama kenapa celana dalam Pria dijual dalam kotak dan wanita berserakan.